Pages

Minggu, 18 September 2011

RENCANA BISNIS keripik labu kuning


RENCANA BISNIS
keripik labu kuning
(jenis produk)




Oleh
 (nama pemrakarsa/pengusaha)





(nama perusahaan)
Jln. ……………………………………………………….
(alamat dan no telp perusahaan)





IDENTITAS PERUSAHAAN

Nama Perusahaan
:
Alamat Perusahaan
:
Status Badan Hukum
:
Pimpinan

Nama
Alamat
:
:




EXECUTIVE SUMMARY

Menjelaskan rencana usaha secara ringkas tentang rencana produk, strategi pemasaran, teknologi produksi, organisasi, dan keuangan. Executive summary tidak lebih dari satu halaman.



RENCANA BISNIS
keripik labu kuning

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Labu kuning merupakan komoditi yang banyak terdapat di Sumatera Barat, yaitu yaitu yersebar di berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Tetapi sampai saat ini belum ada untuk pengembagan dari komoditi ini baik dari pemerintah maupun pihak lain, selama ini labu kuning hanya dijadikan sebagai sayur dan kolak, ini perlu rasanya supaya komoditi ini dapat ditingkatkan nilai ekonomisnya sehingga nantinya petani labu kuning dapat lebih meningkat penghasilannya dan berproduksi secara berkelanjutan.
Salah satu untuk meningkatkan nilai ekonomis dari labu kuning adalah menjadikan labu kuning berbentuk kripik sehingga nantinya diharapkan daya tahan simpan dari produk ini dapat lebih panjang, bentuk dan penempakan lebih menarik dan dapat juga di jadikan beraneka cita rasa.
Dalam meningkatkan nilai ekonomis dari labu kuning  dibutuhkan mesin penggorengan yang lebih spesifik (vacum frying), disamping itu diperlukan keahlian khusus untuk pengolahan labu kuning menjadi dalam bentuk keripik labu kuning.  

Tujuan
Adapun tujuan dari pe:ndirian industri labu kuning antara lain :
1.    Untuk meningkatkan nilai ekonomis dari labu kuning yang dikenal sebagai komoditi khas Sumatera Barat.
2.    Menjadikan nantinya keripik labu kuning menjadi oleh-oleh atau  buah tangan seetiap orang yang berkunjung ke Sumatera Barat
3.    Meningkatkan rasa perhatian dan kecintaan terhadap pangan local serta pemampaatan komoditi lokal khususnya bengkuang dan labu kuning.
4.    Menyediakan lapangan kerja dan mengurangi tingkat pengangguran khususnya di Sumatera Barat.
5.    Meningkatkan perekonomian masyarakat dari pasca gempa yang sempat mematikan prekonomian Sumatera Barat.





ASPEK PEMASARAN
1.    Gambaran Pasar
a.      Jenis/Nama produk yang akan dipasarkan
Keripik Labu Kuning : Merupakan produk olahan dari labu kuning menjadi kripik labu kuning dengan menggunakan vakum prying, sehingga menghasilkan cita rasa dan  tekstur khas labu kining.

b.      Kelompok konsumen/segmen pasar
 Segmen  Pasar dari produk ini adalah khususnya para wisatawan baik wisatawan lokal  maupun wisatawan manca Negara dan pada umumnya masyrakat Sumatera Barat juga Propinsi tetangga misalnya Riau,jambi, dan Sumatera Utara. Ada kemungkinan besar para wisatawan akan  tertarik untuk menikmati dan mencicipi produk khas Sumatera
c.       Wilayah/daerah pemasaran
Produk ini akan di pasarkan di daerah Sumatera Barat, Riau, Jambi dan khususnya dikota Padang. Cara pendistribusiannya akan dilakukan dengan  menitipkan produk pada took-toko makanan, mini-market, swalayan misalnya toko makanan Mahkota, Citra swalayan, toko Farid dan lain-lain.
d.      Sarana dan alat transportasi ke wilayah pemasaran
Sarana dengan menggunakan kendraan beroda dua jika daerah pemasaran di luar daerah sarana yang digunakan adalah jasa pengiriman barang dengan bus yang berasal dari daerah tersebut.

2.    Proyeksi PenjualaN
TH
PENJUALAN
HARGA
PENJUALAN
BIAYA PENJUALAN
PENJUALAN BERSIH
(UNIT)
(RP/UNIT)
(RP/TH)
(RP/TAHUN)
(RP)
1
               8.000
          18.000
  144.000.000
                  14.400.000
                129.600.000
2
               9.600
          19.800
  190.080.000
                  19.008.000
                171.072.000
3
             11.520
          21.780
  250.905.600
                  25.090.560
                225.815.040






Asumsi-asumsi





Peningktan harga (%/th)                             
10%


Biaya Penjualan (% dari harga)                 
10%


Peningkatan Jumlah penjualan                
20%


3.    Strategi pemasaran
a.      Disain/Spesifikasi produk (bandingkan dengan pesaing)
Bila dibandingkan dengan produk lain, produk yang akan diproduksi masih tergolong baru karena belum ada dipasaran biasanya keripik terbuat dari singkong dan ubi jalar
b.      Harga
Harga keripik labu kuning Rp 18000/kg
c.       Sistem distribusi
Sistem distribusi yang dilakukan ialah :
Adapun sistem distribusi yang kami lakukan untuk memasarkan produk keripik ini adalah dengan mendistribusikan langsung ke tempat-tempat pemasaran dengan cara menitipkan ke toko-toko makanan, mini market dan swalayan.
d.      Promosi
Sistem promosi yang dilakukan antara lain :
-       Media massa (seperti : koran dan televisi)
-       Blog
-       Website
-       Stand-stand (seperti : Bazar dan Padang Fair)
-       Pamflet
-       Brosur-brosur dan Media promosi lainnya




ASPEK PRODUKSI
1.    Proses Produksi (gambarkan bagan alir produksi)


 


















                                                                                                                                                      



 














2.    Kebutuhan Bangunan
No
Nama Bangunan
Luas
Harga
Total Harga
Umur ekonomis
Penyusutan
Nilai Sisa
/Fungsi
(M2)
 (Rp/M2)
(Rp)
(th)
(Rp/th)
(Rp)
1
Renovasi
                  10
                   100.000
                 1.000.000
                                      5
                    200.000
                 400.000
2







3








Jumlah







3.    Mesin dan peralatan
No
Nama  Mesin
Merk/
Jumlah
Harga
Total biaya
Umur ekonomis
Penyusutan
Nilai sisa
/Peralatan
Spesifikasi
 (unit)
(Rp)
(Rp)
(th)
(Rp/th)

1
Alat Penggorengan Vacum

                1
       20.000.000
      20.000.000
                          5
   4.000.000
  8.000.000
2
Alat pemotong labu

                1
         2.000.000
        2.000.000
                          5
      400.000
     800.000
3
Baskom/tampaian

                5
              20.000
           100.000
                          5
        20.000
       40.000
4




                      -
                          3
                  -
                 -
5




                      -
                          3
                  -
                 -

Jumlah



      22.100.000

   4.420.000
  8.840.000
















4.    Bahan Baku dan bahan penolong
No
Nama Bahan
Kebutuhan
Harga
Jumlah Biaya
(unit/th)
(Rp/unit)
(Rp/th)
     1
 Labu kuning
            9.000
       2.500
    22.500.000
     2
 Minyak goreng
            1.500
       7.000
    10.500.000
     3
 Bumbu-bumbu
            1.500
           500
          750.000
     4



                       -
     5



                       -

 Jumlah


    33.750.000
Peningkatan jumlah Produksi (%/th)     :
20%

Peningkatan harga bahan baku (%/th)  :
10%









5.    Tenaga Kerja
No
Jenis Pekerjaan
Jumlah TK
Harga
Jumlah Upah
(OH/th)
(Rp/OH)
(Rp/th)
1
Pemotogan
               300
     50.000
    15.000.000
2
Penggorengan
               300
     50.000
    15.000.000
3



                     -  
4



                     -  
5



                     -  
6



                     -  
7



                     -  

Jumlah


    30.000.000










Peningkatan jumlah Produksi (%/th)     :
20%

Peningkatan upah tenaga kerja (%/th)  :
10%


6.     
ASPEK ORGANISASI DAN MANAJEMEN
1.    Struktur Organisasi Perusahaan

2.    Kualifikasi Tim Manajemen
No
Jabatan
Kualifikasi
(Pendidikan/pengalaman)
1
 DIRUT
 Sarjana
2
 Tukiman
 SMA
3


4


5


6



3.    Anggaran Balas jasa Tim Manajemen
No
Jabatan
Jumlah
Gaji
Jumlah Gaji
(orang)
(Rp/Th)
(Rp/th)
1
Direktur
                           1
      18.000.000
                    18.000.000
2
Manejer
                           1
      12.000.000
                    12.000.000
3



                                      -  
4



                                      -  
5



                                      -  

Jumlah


                    30.000.000


ASPEK KEUANGAN

1.    Kebutuhan Modal Investasi
KEBUTUHAN MODAL INVESTASI


NO
KETERANGAN
BIAYA (RP)

1
Investasi Awal


1.1.
Tanah


1.2.
Bangunan
                                               -

1.3
Mesin dan Peralatan
                           22.100.000

1.4
Inventaris kantor
                                 500.000

1.5
Kendaraan
                                               -

1.6
Lain-lain
                                               -


Sub Jumlah
                           22.600.000

2
Biaya Pra-operasi


2.1
Penyusunan Rencana Usaha
                                 500.000

2.2
Perizinan
                             1.000.000

2.3
Produksi Percobaan
                                 100.000

2.4
Lain-lain
                                 100.000


sub Jumlah
                             1.700.000


Jumlah Biaya Investasi
                  24.300.000



2.    Kebutuhan Modal Kerja
KEBUTUHAN MODAL KERJA


NO
JENIS BIAYA
BIAYA (RP)

1
Bahan Baku
                  33.750.000

2
Upah tenaga kerja langsung
                  30.000.000

3
Biaya Umum pabrik (listrik, BBM, pelumas, air)
                    1.000.000

4
Gaji Tim Manajemen
                  30.000.000

5
Alat tulis kantor
                        100.000

6
Listrik, Air, telp
                    1.000.000

6
Pemeliharaan gedung, mesin dan peralatan
                    1.000.000

7
Sewa gedung
                  10.000.000

8
Sewa kendaraan


9
Biaya operasi kendaraan
                    3.000.000

10
promosi
                    2.000.000

11
Lain-lain



Jumlah
               111.850.000






Kebutuhan Modal Kerja (bulan)
4


Kebutuhan Modal Kerja (Rp)
                  37.283.333


3.                  Total Kebutuhan Modal dan sumber Permodalan
NO
JENIS MODAL
KEBUTUHAN (RP)
1
Modal Investasi
                   24.300.000
2
Modal Kerja
                   37.283.333

Jumlah
                   61.583.333



SUMBER MODAL




NO
SUMBER
JUMLAH (RP)
1
Modal sendiri
                   10.000.000
2
Modal pinjaman
                   51.583.333

Jumlah
                   61.583.333

4.    Proyeksi Rugi-Laba
NO
KETERANGAN
TAHUN
1
2
3
1.
Hasil Penjualan
                   129.600.000
          171.072.000
               225.815.040
2
Harga Pokok Produksi



2.1.
Bahan Baku
                     33.750.000
            44.550.000
                  58.806.000
2.2
Upah Langsung
                     30.000.000
            39.600.000
                  52.272.000
2.3
Biaya umum pabrik
                        1.000.000
              1.320.000
                    1.742.400

Total Harga Pokok Produksi
                     64.750.000
            85.470.000
               112.820.400
3
Laba Kotor
                     64.850.000
            85.602.000
               112.994.640
4
Biaya Usaha



4.1.
Gaji tim Manajemen
                     30.000.000
            33.000.000
                  36.300.000
4.2.
ATK
                           100.000
                  110.000
                        121.000
4.3
Listrik,telp, air (kantor)
                        1.000.000
              1.100.000
                    1.210.000
4.4
Biaya pemeliharaan
                        1.000.000
              1.100.000
                    1.210.000
4.5
Sewa gedung
                     10.000.000
            11.000.000
                  12.100.000
4.6.
Sewa kendaraan
                                         -
                                -
                                     -
4.7
Biaya operasi kendaraan
                        3.000.000
              3.300.000
                    3.630.000
4.8
Biaya promosi
                        2.000.000
              2.200.000
                    2.420.000

Total Biaya usaha
                     47.100.000
            51.810.000
                  56.991.000
5
Penyusutan & Amortisasi
                        4.986.667
              4.986.667
                    4.986.667
6
Total Biaya Usaha & penyusutan
                     52.086.667
            56.796.667
                  61.977.667
7
Laba Usaha
                     12.763.333
            28.805.333
                  51.016.973
8
Bunga Pinjaman
                        6.190.000
              6.190.000
                    6.190.000
9
Laba Bersih
                        6.573.333
            22.615.333
                  44.826.973






Asumsi Bunga Pinjaman
12%








Pay Back Period (PBP) (th)
3,7



BEP (unit/th)
                                5.258


5.      Proyeksi Arus Kas
NO
KETERANGAN
TAHUN
0
1
2
3
1
ARUS KAS MASUK




1.1
Hasil penjualan

             129.600.000
         171.072.000
                225.815.040
1.2.
Modal Sendiri
                     10.000.000



1.3.
Modal pinjaman
                     51.583.333




Total Kas Masuk
                     61.583.333
             129.600.000
         171.072.000
                225.815.040
2
ARUS KAS KELUAR




2.1.
Investasi
                     24.300.000



2.2.
Biaya Pokok Produksi

               64.750.000
            85.470.000
                112.820.400
2.3.
Biaya  Usaha

               47.100.000
            51.810.000
                  56.991.000
2.4.
Bunga Pinjaman

                 6.190.000
              6.190.000
                    6.190.000

Total Kas Keluar
                     24.300.000
             118.040.000
         143.470.000
                176.001.400
3
KAS NETTO
                     37.283.333
               11.560.000
            27.602.000
                  49.813.640
4
Angsuran Pinjaman

               17.194.444
            17.194.444
                  17.194.444
5
SALDO KAS AKHIR
                     37.283.333
               (5.634.444)
            10.407.556
                  32.619.196
6
NILAI SISA HARTA TETAP



                    8.840.000
Analisis Finansial




1
NPV
Rp50.960.645

 Rate
12%
2
IRR
23%




6.       
KESIMPULAN
Simpulkan semua aspek mulai dari pemasaran, produksi, organisasi dan keuangan. Berdasrkan kesimpulan tersebut beri saran untuk merealisasikan rencana bisnis tersebut menjadi bisnis yang sesungguhnya.

0 komentar:

Mengenai Saya

Foto Saya
Mahasiswa Teknik Industri Universitas Andalas 2009 Alumni Ponpes Asy-Syarif Angkatan 09,, Alumni Ponpes Madinatul Munawwarah angkatan 06.